Insecurisme Politik Rakyat Indonesia pada Pemilihan Kepala Daerah 2020
DOI:
https://doi.org/10.37631/populika.v10i1.380Keywords:
Partisipasi Politik Rakyat, Pilkada 2020, Politik Kekerabatan, Insecurisme Politik Rakyat IndonesiaAbstract
Salah satu masalah penting dari demokrasi daerah adalah politik kekerabatan. 124 calon kepala daerah pada pemilihan umum kepala daerah 2020 di Indonesia terpapar politik kekerabatan. Demokrasi sebagai sistem yang memposisikan rakyat pemegang kedaulatan telah kehilangan ruhnya. Ditemukan sepuluh faktor dominan penyebab terjadinya insecurisme politik rakyat; rendahnya kesadaran politik rakyat, minimnya edukasi politik kepada rakyat, partisipasi politik rakyat bersifat passif, pragmatisme partai politik pada kandidasi calon kepala daerah, ketidakpercayaan rakyat terhadap calon kepala daerah, lemahnya sosialisasi KPU terhadap rakyat tentang pentingnya penggunaan suara dalam menentukan kondisi daerah, pemutakhiran data pemilih, tingginya modus transaksi calon kepala daerah kepada rakyat, formalitas ketentuan calon kepala daerah, dan kran politik kekerabatan dibuka secara leluasa melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2020 tentang tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota. Kemudian sepuluh faktor tersebut membentuk insecurisme politik rakyat Indonesia. Rakyat memposisikan dirinya tidak berdaya dan beranggapan tidak memiliki pengaruh dalam demokrasi sehingga melakukan pembiaran atas maraknya politik kekerabatan.References
Buku:
Chilcote, R.H. (2003). Teori Perbandingan Politik: Penelusuran Paradigma. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Mudde, Cas, and Kaltwasser CR. (2017). Populism. A Very Short Introduction. Oxford: Oxford University Press.
Artikel dari Jurnal Daring:
Agus, S. (2017). Gejala Proliferasi Politik kekerabatan di Banten Era Kepemimpinan Gubernur Ratu Atut Chosiyah (hlm. 100-120). Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review, Volume 2, Nomor 2. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jpi/article/view/9329/6436
Ayuni, N., F. (2016). Pengaruh Kesadaran Politik terhadap Partisipasi Politik Rakyat dalam Pemilihan Bupati Tahun 2013 di Desa Sesulu Kabupaten Penajam Paser Utara (hlm. 1615-1626). E-Journal Ilmu Pemerintahan, Volume 4, Nomor 4. https://ejournal.ip.fisip-unmul.ac.id/site/?p=2171
Catur, P., P. (2018). Politik Kekerabatan di Pilkada: Studi Kasus Terpilihnya Pasangan Calon Hj. Sri Hartini S.E-Hj. Sri Mulyani pada Pilkada Kabupaten Klaten Tahun 2015 (hlm. 221-230). Journal of Politic and Government Studies, Volume 7, Nomor 3. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jpgs/article/view/21135
Cecep, N., N., dan Cecep A., C. (2019). Pengaruh Pendidikan Politik terhadap Partisipasi Politik Rakyat dalam Pilkada (Studi pada Pilkada Bupati di Kabupaten Kuningan) (hlm. 50-66). Syntax Idea, Volume 1, Nomor 8. http://jurnal.syntax-idea.co.id/index.php/syntax-idea/article/view/102/161
Damstra, A., Jacobs, L., Boukes, M., and Vliegenthart, R. (2019). The Impact of Immigration News on Antiimmigrant Party Support: Unpacking Agendasetting and Issue Ownership Effects Over Time. Journal of Elections, Public Opinion and Parties, Pages 1-22. https://doi.org/10.1080/17457289.2019.1607863
Faiz, A., N., Muhammad H., T., dan Alwi D., R. (2020). Menakar Partisipasi Politik Rakyat Kota Medan Terhadap Pemilihan Walikota Medan Tahun 2020 (hlm. 97-113). POLITEIA: Jurnal Ilmu Politik, Volume 12 Nomor 2. https://talenta.usu.ac.id/politeia/article/download/3955/3077/14235
Inggried, F., M., dan Dewi, E. (2020). Menakar Partisipasi Politik Rakyat Kabupaten Tana Toraja terhadap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020 (hlm. 168-181). Jurnal Academia Praja, Volume 3, Nomor 2. https://ejournal.fisip.unjani.ac.id/index.php/jurnal-academia-praja/article/view/183/141
Mery, A., Asrinaldi, dan Aidinil, Z. (2018). Pengaruh Kesadaran dan Kepercayaan Politik terhadap Partisipasi Politik Rakyat Dharmasraya pada Pilkada 2015 (hlm. 109-132). Jurnal Madania, Volume 8, Nomor 1. http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/madania/article/view/5676/3296
Muten, N., dan Roy, M. M. (2019). Kebebasan Hak Sosial-Politik dan Partisipasi Warga Negara dalam Sistem Demokrasi di Indonesia (hlm. 110-127). Jurnal Ius Constituendum, Volume 4, Nomor 2. http://journals.usm.ac.id/index.php/jic/article/view/1652/1135
Pawennari, H., dan Lia. A. (2019). Assajingeng: Politik Kekerabatan di PILKADA Kabupaten Bone (Analisis Antropologi Politik) (hlm, 121-134). Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Volume 6, Nomor 2. http://socius.ppj.unp.ac.id/index.php/socius/article/view/161/41
Richmond, JC., and Porpora, DV. (2019). Entertainment Politics as a Modernist Project in a Baudrillard World. Communication Theory, Volume 29, Issue 4, Pages 421–440. https://doi.org/10.1093/ct/qty036
Siti, K., R. (2018). Partisipasi Politik Rakyat pada PILKADA 2017 di Kabupaten Yalimo, Papua, Indonesia (hlm. 109-124). SOSIOHUMANIKA: Jurnal Pendidikan Sains Sosial dan Kemanusiaan, Volume 11, Nomor 1. http://journals.mindamas.com/index.php/sosiohumanika/article/view/1006/903
Majalah dan Koran:
Siagian, A. (Februari 2021). KEMATIAN DEMOKRASI: Diskursus Evaluatif Pilkada 2021. Mata Banua, hlm. 8.
Undang-Undang:
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota. https://www.dpr.go.id/dokjdih/document/uu/1766.pdf
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Al Mukhollis Siagian, Yuli Permatasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



