Penerapan Sistem K3 untuk Mewujudkan Produktivitas Berkelanjutan pada Pengolahan Tempe di UMKM Tempe Tiga Putra, Jepara.
DOI:
https://doi.org/10.37631/psk.v8i1.2458Abstract
Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada sektor UMKM, khususnya pada proses produksi tempe yang masih menggunakan metode tradisional dengan tingkat risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi. UMKM Tempe Tiga Putra sebagai objek program memiliki berbagai potensi hazard seperti paparan panas, lantai licin, serta pengangkatan beban berat yang berisiko terhadap keselamatan pekerja. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi tahap identifikasi masalah melalui observasi dan wawancara, tahap sosialisasi, tahap pendampingan, serta tahap edukasi dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa perbaikan sederhana seperti penataan ulang stasiun kerja, penggunaan alat pelindung diri, serta peningkatan kesadaran pekerja terhadap pentingnya K3 mampu menurunkan potensi risiko kecelakaan kerja. Selain itu, penerapan sistem kerja yang lebih terstruktur juga meningkatkan kenyamanan dan keamanan dalam proses produksi. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penerapan sistem K3 yang terintegrasi dan berkelanjutan pada UMKM mampu meminimalisir risiko kecelakaan kerja serta meningkatkan produktivitas kerja secara keseluruhan.







